4P Marketing MIX : Pengertian, Contoh, dan Studi Kasus

Kalau kamu mencari keyword “4P Marketing mix”, kemungkinan besar kamu sudah mengetahui tentang apa itu 4P marketing mix. Pertanyaan selanjutnya adalah, apa sih sejatinya 4P marketing mix itu ? mungkin definisi oleh para ahli dapat menjelaskan apa itu 4P marketing mix.

Marketing mix didefinisikan sebagai “perangkat elemen dalam sebuah usaha yang dapat ditambah, dikurangi ataupun dimodifikasi untuk keperluan memenuhi strategi pemasaran. Sedangkan 4P Marketing mix didefinisikan sebagai “Alat taktis perusahaan berupa Produk, Price (Harga), Place (Tempat) dan Promosi yang dipadukan untuk menciptakan respons konsumen sesuai dengan harapan perusahaan.” Philip Kotler, Orang yang dianggap sebagai Marketing Guru.

Bahasa mudahnya adalah 4P marketing mix ini adalah elemen yang bisa perusahaan “utak atik” agar konsumen dapat memberikan respon yang positif, baik secara hubungan maupun secara keuangan.

Netizen : Oke, kita tau apai 4P marketing mix, tapi gimana sih masing masing elemen ini bisa jadi alat untuk perusahaan ?

Oke mari kita bahas masing masing elemen, Namun agar konteksnya bisa lebih jelas, kita gunakan smartphone yang sedang kamu pegang menjadi studi kasus.

contoh 4p marketing

4P Marketing Mix : Produk

Secara sederhana, produk adalah sebuah barang yang akan diterima oleh seorang konsumen setelah dia melakukan pembelian. Kemudian, apakah yang dimaksud barang hanya barang tersebut ? tentu tidak, semua atribut yang menempel dalam produk tersebut masuk kedalam elemen produk. 

Contoh : Kita masuk ke contoh smartphone, ketika kamu membeli smartphone ini kamu pasti mengevaluasi berbagai macam atribut seperti spesifikasi hardware, desain produk, fitur software, paket penjualan hingga box penjualannya.

contoh 4p marketing

Dalam strategi produk perusahaan bisa memberikan sebuah smartphone yang fiturnya flagship, dimana fiturnya serba tercanggih dan disatu sisi perusahaan bisa membuah smartphone yang memiliki fitur dasar untuk kebutuhan sehari-hari.

Netizen : Jelaslah kalau produk itu penting, kan itu yang kita beli. Kalau harga memang ngaruh ya ?

4P Marketing Mix : Harga (Price)

Harga tentu saja menjadi elemen yang bisa digunakan oleh perusahaan untuk meningkatkan minat konsumen pada sebuah produk. Semakin murah harga suatu produk, semakin banyak orang yang bisa mendapatkan produk kita namun secara keuangan perusahaan keuntungan yang didapat lebih sedikit.

Contoh : Strategi harga ini bisa banyak macamnya, kalau dalam konteks dari smartphone adalah penentuan harga untuk menentukan “kelas” dari sebuah smartphone. Kita semua tahu Apple menjual produk-produk yang harganya mahal, namun tetap saja orang terus membelinya, kok bisa ? karena orang tidak hanya membeli produk namun juga ekslusifitasnya.

contoh 4p marketing

Berbeda dengan brand seperti xiaomi dan realme, dimana keduanya memiliki strategi harga yang mirip. Kedua brand tersebut menawarkan produk dengan spesifikasi canggih namun dengan harga yang “masuk akan” atau fairprice.

Baca juga : Cara Membuat Website Dengan WordPress [Gratis E-book panduan]

Netizen : Harga terjangkau, tapi kalau barangnya susah dibeli gimana? Kayak brand yang suka ghoib itu loh

4P Marketing Mix : Lokasi/Distribusi (Place)

Sebuah produk walaupun sangat murah tidak dapat dibeli atau diakses oleh konsumen jika lokasinya sulit didapatkan. Sebuah produk harus mudah diakses oleh konsumen, pasti sering dengarkan istilah “lokasi menentukan prestasi”, istilah ini masih relevan dengan kondisi bisnis digital saat ini. Di Era digital ini, keberadaan digital (digital presence) menjadi sangat penting karena dapat mempermudah akses konsumen kepada produk kita.

Contoh : Dalam konteks smartphone, lokasi/distribusi ini menyangkut tentang gerai gerai offline resmi, distributor di pusat perbelanjaan, online marketplace hingga website resmi perusahaan. Strategi lokasi ini terdapat banyak jenisnya, salah satunya adalah eksklusif vs inklusif.

contoh 4p marketing

Apple terkenal dengan storenya yang eksklusif dimana kamu bisa merasakan produknya di store tersebut. Hal ini juga yang ditiru xiaomi dan samsung dengan membuka berbagai macam gerai-gerai khusus. Strategi store eksklusif ini tidak ditiru oleh oppo, vivo ataupun realme dimana mereka lebih memilih strategi distribusi luas ke berbagai macam jenis toko mulai dari erafone hingga ke konter hp dekat rumahmu.

Netizen : Oke, kalau produk bagus, harga terjangkau, gampang dijangkau. Emang masih butuh promosi ya ? promosi kan mahal banget tuh

4P Marketing mix : Promosi

Yang terakhir bukan berakhir paling tidak penting, promosi sangat penting di dunia yang semakin kompetiti seperti sekarang. Ketika kamu memiliki produk bagus, harga terjangkau, dan distribusi luas namun brand kamu tidak diketahui pada akhirnya tidak ada yang membeli produk kamu. Promosi secara umum bisa dikatakan sebagai upaya perusahaan untuk menjual produk dengan berbagai macam tawaran manfaat (benefit) yang didapatkan konsumen.

Contoh : Dalam konteks smartphone, bentuk promosi bisa berupa iklan, endorse artis, potongan harga, bonus aksesoris, asuransi produk 1 tahun, gratis ongkos kirim, potongan harga pre-order dan berbagai macam lainnya. 

contoh 4p marketing

Cara promo masing masing brand smartphone di indonesia sangat berbeda, kalau oppo, vivo dan realme-nya terkenal dengan di endorse artis artis besar seperti agnez mo, muhammad iqbal, afgan dll. Sedangkan perusahaan seperti apple lebih memilih promo kerjasama dengan bank untuk memberikan cicilan tanpa bunga setiap pembelian iPhone terbaru, sedangkan samsung gemar memberikan bonus penjualan seperti tv ataupun wireless earphone.

Netizen : Oh gitu ya, terus kalau gue mau mulai usaha gimana dong ?

Kesimpulan

Sebagai seorang pemasara ataupun pengusaha, kita harus dapat memahami apa saja yang bisa kita lakukan agar seorang calon konsumen pada akhirnya menjadi konsumen kita. Tidak hanya menjadi konsumen biasa namun sebagai konsumen loyal. Baik produk, harga, lokasi/distribusi, promosi memiliki peranan yang penting dan perlu diperhatikan bahkan sebelum kamu memulai usaha.

Baca juga : Strategi Marketing untuk Meningkatkan Penjualan di Tahun 2020

Penjelasan 4P Marketing mix diatas masih bersifat sangat general karena masing masing elemen masih bisa dikulik lebih detail, mungkin di artikel lainnya akan saya bahas. Setelah membaca artikel ini hingga habis setidaknya kamu bisa dapat gambaran apa saja atribut dari masing masing elemen 4P Marketing mix, hal ini bisa membuka diskusi selanjutnya.

Jika ada pertanyaan, silahkan tinggalkan di kolom komentar. Mari kita berdiskusi 😀

Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya. Selain blog, saya juga menulis di Quora, kamu dapat menemukan jawaban jawaban saya di Quora Ihsan Santoso

Salam, Ihsan Santoso

Subscribe untuk update tutorial, tulisan dan materi terbaru. Gratis

[tdn_block_newsletter_subscribe input_placeholder=”Alamat Email” btn_text=”Subscribe” tds_newsletter2-image=”730″ tds_newsletter2-image_bg_color=”#c3ecff” tds_newsletter3-input_bar_display=”” tds_newsletter4-image=”731″ tds_newsletter4-image_bg_color=”#fffbcf” tds_newsletter4-btn_bg_color=”#f3b700″ tds_newsletter4-check_accent=”#f3b700″ tds_newsletter5-tdicon=”tdc-font-fa tdc-font-fa-envelope-o” tds_newsletter5-btn_bg_color=”#000000″ tds_newsletter5-btn_bg_color_hover=”#4db2ec” tds_newsletter5-check_accent=”#000000″ tds_newsletter6-input_bar_display=”row” tds_newsletter6-btn_bg_color=”#da1414″ tds_newsletter6-check_accent=”#da1414″ tds_newsletter7-image=”732″ tds_newsletter7-btn_bg_color=”#1c69ad” tds_newsletter7-check_accent=”#1c69ad” tds_newsletter7-f_title_font_size=”20″ tds_newsletter7-f_title_font_line_height=”28px” tds_newsletter8-input_bar_display=”row” tds_newsletter8-btn_bg_color=”#00649e” tds_newsletter8-btn_bg_color_hover=”#21709e” tds_newsletter8-check_accent=”#00649e” embedded_form_code=”JTNDIS0tJTIwQmVnaW4lMjBNYWlsY2hpbXAlMjBTaWdudXAlMjBGb3JtJTIwLS0lM0UlMEElM0NsaW5rJTIwaHJlZiUzRCUyMiUyRiUyRmNkbi1pbWFnZXMubWFpbGNoaW1wLmNvbSUyRmVtYmVkY29kZSUyRnNsaW0tMTBfNy5jc3MlMjIlMjByZWwlM0QlMjJzdHlsZXNoZWV0JTIyJTIwdHlwZSUzRCUyMnRleHQlMkZjc3MlMjIlM0UlMEElM0NzdHlsZSUyMHR5cGUlM0QlMjJ0ZXh0JTJGY3NzJTIyJTNFJTBBJTA5JTIzbWNfZW1iZWRfc2lnbnVwJTdCYmFja2dyb3VuZCUzQSUyM2ZmZiUzQiUyMGNsZWFyJTNBbGVmdCUzQiUyMGZvbnQlM0ExNHB4JTIwSGVsdmV0aWNhJTJDQXJpYWwlMkNzYW5zLXNlcmlmJTNCJTIwJTdEJTBBJTA5JTJGKiUyMEFkZCUyMHlvdXIlMjBvd24lMjBNYWlsY2hpbXAlMjBmb3JtJTIwc3R5bGUlMjBvdmVycmlkZXMlMjBpbiUyMHlvdXIlMjBzaXRlJTIwc3R5bGVzaGVldCUyMG9yJTIwaW4lMjB0aGlzJTIwc3R5bGUlMjBibG9jay4lMEElMDklMjAlMjAlMjBXZSUyMHJlY29tbWVuZCUyMG1vdmluZyUyMHRoaXMlMjBibG9jayUyMGFuZCUyMHRoZSUyMHByZWNlZGluZyUyMENTUyUyMGxpbmslMjB0byUyMHRoZSUyMEhFQUQlMjBvZiUyMHlvdXIlMjBIVE1MJTIwZmlsZS4lMjAqJTJGJTBBJTNDJTJGc3R5bGUlM0UlMEElM0NkaXYlMjBpZCUzRCUyMm1jX2VtYmVkX3NpZ251cCUyMiUzRSUwQSUzQ2Zvcm0lMjBhY3Rpb24lM0QlMjJodHRwcyUzQSUyRiUyRmloc2Fuc2FudG9zby51czEwLmxpc3QtbWFuYWdlLmNvbSUyRnN1YnNjcmliZSUyRnBvc3QlM0Z1JTNEZTc3MDc1NTg2NTM0OTljMmZkMWMzMjQ3MSUyNmFtcCUzQmlkJTNEM2FjYTM2YzBhZCUyMiUyMG1ldGhvZCUzRCUyMnBvc3QlMjIlMjBpZCUzRCUyMm1jLWVtYmVkZGVkLXN1YnNjcmliZS1mb3JtJTIyJTIwbmFtZSUzRCUyMm1jLWVtYmVkZGVkLXN1YnNjcmliZS1mb3JtJTIyJTIwY2xhc3MlM0QlMjJ2YWxpZGF0ZSUyMiUyMHRhcmdldCUzRCUyMl9ibGFuayUyMiUyMG5vdmFsaWRhdGUlM0UlMEElMjAlMjAlMjAlMjAlM0NkaXYlMjBpZCUzRCUyMm1jX2VtYmVkX3NpZ251cF9zY3JvbGwlMjIlM0UlMEElMDklM0NsYWJlbCUyMGZvciUzRCUyMm1jZS1FTUFJTCUyMiUzRVVwZGF0ZSUyMFVudHVrJTIwQXJ0aWtlbCUyQyUyMEZpbGUlMkMlMjBQYW5kdWFuJTIwVGVyYmFydSUzQyUyRmxhYmVsJTNFJTBBJTA5JTNDaW5wdXQlMjB0eXBlJTNEJTIyZW1haWwlMjIlMjB2YWx1ZSUzRCUyMiUyMiUyMG5hbWUlM0QlMjJFTUFJTCUyMiUyMGNsYXNzJTNEJTIyZW1haWwlMjIlMjBpZCUzRCUyMm1jZS1FTUFJTCUyMiUyMHBsYWNlaG9sZGVyJTNEJTIyZW1haWwlMjBhZGRyZXNzJTIyJTIwcmVxdWlyZWQlM0UlMEElMjAlMjAlMjAlMjAlM0MhLS0lMjByZWFsJTIwcGVvcGxlJTIwc2hvdWxkJTIwbm90JTIwZmlsbCUyMHRoaXMlMjBpbiUyMGFuZCUyMGV4cGVjdCUyMGdvb2QlMjB0aGluZ3MlMjAtJTIwZG8lMjBub3QlMjByZW1vdmUlMjB0aGlzJTIwb3IlMjByaXNrJTIwZm9ybSUyMGJvdCUyMHNpZ251cHMtLSUzRSUwQSUyMCUyMCUyMCUyMCUzQ2RpdiUyMHN0eWxlJTNEJTIycG9zaXRpb24lM0ElMjBhYnNvbHV0ZSUzQiUyMGxlZnQlM0ElMjAtNTAwMHB4JTNCJTIyJTIwYXJpYS1oaWRkZW4lM0QlMjJ0cnVlJTIyJTNFJTNDaW5wdXQlMjB0eXBlJTNEJTIydGV4dCUyMiUyMG5hbWUlM0QlMjJiX2U3NzA3NTU4NjUzNDk5YzJmZDFjMzI0NzFfM2FjYTM2YzBhZCUyMiUyMHRhYmluZGV4JTNEJTIyLTElMjIlMjB2YWx1ZSUzRCUyMiUyMiUzRSUzQyUyRmRpdiUzRSUwQSUyMCUyMCUyMCUyMCUzQ2RpdiUyMGNsYXNzJTNEJTIyY2xlYXIlMjIlM0UlM0NpbnB1dCUyMHR5cGUlM0QlMjJzdWJtaXQlMjIlMjB2YWx1ZSUzRCUyMlN1YnNjcmliZSUyMiUyMG5hbWUlM0QlMjJzdWJzY3JpYmUlMjIlMjBpZCUzRCUyMm1jLWVtYmVkZGVkLXN1YnNjcmliZSUyMiUyMGNsYXNzJTNEJTIyYnV0dG9uJTIyJTNFJTNDJTJGZGl2JTNFJTBBJTIwJTIwJTIwJTIwJTNDJTJGZGl2JTNFJTBBJTNDJTJGZm9ybSUzRSUwQSUzQyUyRmRpdiUzRSUwQSUwQSUzQyEtLUVuZCUyMG1jX2VtYmVkX3NpZ251cC0tJTNF” tds_newsletter=”tds_newsletter1″ tds_newsletter3-all_border_width=”2″ tds_newsletter3-all_border_color=”#e6e6e6″ tdc_css=”eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjAiLCJwYWRkaW5nLWJvdHRvbSI6IjQwIiwiYm9yZGVyLWNvbG9yIjoiI2U2ZTZlNiIsImRpc3BsYXkiOiIifX0=” tds_newsletter1-btn_bg_color=”#f79420″ tds_newsletter1-f_btn_font_family=”406″ tds_newsletter1-f_btn_font_transform=”uppercase” tds_newsletter1-f_btn_font_weight=”800″ tds_newsletter1-f_btn_font_spacing=”1″ tds_newsletter1-f_input_font_line_height=”eyJhbGwiOiIzIiwicG9ydHJhaXQiOiIyLjYiLCJsYW5kc2NhcGUiOiIyLjgifQ==” tds_newsletter1-f_input_font_family=”406″ tds_newsletter1-f_input_font_size=”eyJhbGwiOiIxMyIsImxhbmRzY2FwZSI6IjEyIiwicG9ydHJhaXQiOiIxMSIsInBob25lIjoiMTMifQ==” tds_newsletter1-input_bg_color=”#fcfcfc” tds_newsletter1-input_border_size=”0″ tds_newsletter1-f_btn_font_size=”eyJsYW5kc2NhcGUiOiIxMiIsInBvcnRyYWl0IjoiMTEiLCJhbGwiOiIxMyJ9″ content_align_horizontal=”content-horiz-center”]

Artikel Terbaru

Related Stories

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay on op - Ge the daily news in your inbox

[tdn_block_newsletter_subscribe input_placeholder=”Email address” btn_text=”Subscribe” tds_newsletter2-image=”730″ tds_newsletter2-image_bg_color=”#c3ecff” tds_newsletter3-input_bar_display=”” tds_newsletter4-image=”731″ tds_newsletter4-image_bg_color=”#fffbcf” tds_newsletter4-btn_bg_color=”#f3b700″ tds_newsletter4-check_accent=”#f3b700″ tds_newsletter5-tdicon=”tdc-font-fa tdc-font-fa-envelope-o” tds_newsletter5-btn_bg_color=”#000000″ tds_newsletter5-btn_bg_color_hover=”#4db2ec” tds_newsletter5-check_accent=”#000000″ tds_newsletter6-input_bar_display=”row” tds_newsletter6-btn_bg_color=”#da1414″ tds_newsletter6-check_accent=”#da1414″ tds_newsletter7-image=”732″ tds_newsletter7-btn_bg_color=”#1c69ad” tds_newsletter7-check_accent=”#1c69ad” tds_newsletter7-f_title_font_size=”20″ tds_newsletter7-f_title_font_line_height=”28px” tds_newsletter8-input_bar_display=”row” tds_newsletter8-btn_bg_color=”#00649e” tds_newsletter8-btn_bg_color_hover=”#21709e” tds_newsletter8-check_accent=”#00649e” embedded_form_code=”YWN0aW9uJTNEJTIybGlzdC1tYW5hZ2UuY29tJTJGc3Vic2NyaWJlJTIy” tds_newsletter=”tds_newsletter1″ tds_newsletter3-all_border_width=”2″ tds_newsletter3-all_border_color=”#e6e6e6″ tdc_css=”eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjAiLCJib3JkZXItY29sb3IiOiIjZTZlNmU2IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9fQ==” tds_newsletter1-btn_bg_color=”#0d42a2″ tds_newsletter1-f_btn_font_family=”406″ tds_newsletter1-f_btn_font_transform=”uppercase” tds_newsletter1-f_btn_font_weight=”800″ tds_newsletter1-f_btn_font_spacing=”1″ tds_newsletter1-f_input_font_line_height=”eyJhbGwiOiIzIiwicG9ydHJhaXQiOiIyLjYiLCJsYW5kc2NhcGUiOiIyLjgifQ==” tds_newsletter1-f_input_font_family=”406″ tds_newsletter1-f_input_font_size=”eyJhbGwiOiIxMyIsImxhbmRzY2FwZSI6IjEyIiwicG9ydHJhaXQiOiIxMSIsInBob25lIjoiMTMifQ==” tds_newsletter1-input_bg_color=”#fcfcfc” tds_newsletter1-input_border_size=”0″ tds_newsletter1-f_btn_font_size=”eyJsYW5kc2NhcGUiOiIxMiIsInBvcnRyYWl0IjoiMTEiLCJhbGwiOiIxMyJ9″ content_align_horizontal=”content-horiz-center”]